PROGRAM BEASISWA

Program Beasiswa adalah program yang dirancang sebagai penghargaan bagi alumni Program S1 STIE YKPN yang lulus dengan predikat cum laude untuk melanjutkan studi di Program Maksi atau MM. Ketentuan Program Beasiswa adalah sebagai berikut:

  1. Alumni S1 STIE YKPN dengan IPK minimal 3,51.
  2. Lulus wawancara. Aspek yang ingin diketahui adalah motivasi, kesehatan, kemampuan mengikuti program, dan kemampuan di luar akademik.
  3. Diutamakan sudah memiliki TOEFL score minimal 400 dan skor TPA minimal 450.
  4. Membayar biaya studi sebesar tertentu yang sudah ditetapkan (lihat informasi tentang biaya studi).
  5. Mampu mempertahankan indeks prestasi minimal 3,51 di pascasarjana. Apabila prestasi ini tidak dapat dipertahankan pada semester tertentu, maka SPP variabel untuk semester berikutnya adalah SPP dengan tarif normal. Apabila indeks prestasi sudah kembali minimal 3,51, maka SPP variabel tidak lagi dikenakan pada semester berikutnya.

 

PROGRAM STUDENT LOAN

Program Student Loan adalah program yang dirancang untuk membantu alumni Program S1 STIE YKPN dalam hal keuangan untuk melanjutkan studi di Maksi atau MM STIE YKPN. Kriteria untuk mengikuti Program Student Loan adalah sebagai berikut:

  1. Alumni S1 STIE YKPN dengan IPK minimal 3,00.
  2. Lulus wawancara. Aspek yang ingin diketahui adalah motivasi, kesehatan, kemampuan mengikuti program, dan kemampuan di luar akademik.
  3. Diutamakan sudah memiliki TOEFL score minimal 400 dan skor TPA minimal 450.
  4. Membayar biaya studi sebesar tertentu yang sudah ditetapkan (lihat informasi tentang biaya studi).
  5. Bersedia membayar loan (pinjaman) sisa biaya studi setelah lulus kuliah.

 

EKSPOS DUNIA INTERNASIONAL

Mahasiswa Maksi dan MM disarankan memiliki pengalaman ekspos ke dunia internasional. Kunjungan ke negara lain dapat berbentuk kunjungan ke perguruan tinggi atau kunjungan ke perusahaan. Kunjungan tersebut diorganisir bersama antara pengelola dan mahasiswa. Ketentuan terkait kunjungan ke luar negeri adalah:

  1. Setiap mahasiswa disarankan pernah ke luar negeri selama periode kuliah yang penyelenggaraannya melalui STIE YKPN. Kegiatan ini sejenis studi banding tetapi tidak dilakukan di dalam negeri.
  2. Mahasiswa yang berkunjung ke luar negeri dapat dilakukan per angkatan (kalau jumlahnya memadai) atau digabung untuk beberapa angkatan.
  3. Terkait dengan pendanaan kunjungan ke luar negeri, pascasarjana memberikan subsidi dan mahasiswa diminta mencicil biaya penyelenggaraan sejak semester 1.